Mengapa kami memilih Go dan PostgreSQL untuk core API
Evaluasi performa memori konkurensi, kemudahan deployment binary tunggal di server berspesifikasi hemat, serta integritas ACID untuk data transaksi.
Kami merancang dan membangun software untuk bisnis yang ingin berkembang: web, mobile, dan sistem di balik layar.
Kami menolak kode rapuh. Setiap modul dirancang agar mudah dibaca, diuji, dan dialihkan ke tim internalmu kapan saja.
Arsitektur modular dengan fokus pada performa tinggi dan keamanan data. Kami membangun dashboard operasional, platform SaaS multitarget, serta portal internal yang responsif dan tahan banting.
Aplikasi multiplatform bertenaga Flutter dengan standar native feel. Mengutamakan pola arsitektur offline-first, sinkronisasi latar belakang yang andal, serta efisiensi memori di ragam perangkat ponsel Indonesia.
Jembatan penghubung yang kokoh. Integrasi payment gateway lokal (Midtrans, Xendit), sistem logistik, ERP lawas, hingga arsitektur microservices berbasis Go untuk menangani beban transaksi lonjakan tinggi.
Bukan sekadar prototipe throw-away. Kami mengeksekusi siklus 4–6 minggu untuk meluncurkan versi pertama produkmu ke pasar dengan fondasi database dan arsitektur yang sudah siap diskalakan.
Kami tidak percaya pada waterfall kaku maupun agile tanpa komitmen. Setiap fase memiliki output konkret yang bisa kamu uji langsung.
Discovery mendalam, audit sistem yang ada, pemetaan kebutuhan user, dan penyusunan spesifikasi teknis (PRD).
Pembuatan design system terstruktur di Figma, high-fidelity clickable prototype, dan validasi user experience.
Siklus sprint dua mingguan. Kode bersih, unit testing, continuous integration, dan akses staging server aktif.
End-to-end testing, security penetration testing ringan, stress-test beban server, dan persiapan deploy produksi.
Pemantauan error via Sentry, audit performa mingguan, dokumentasi transfer kode lengkap, dan scaling infrastruktur.
Platform dispatch rute otomatis & telemetry pelacakan 420 armada truk kargo antarkota secara real-time di Pulau Jawa.
Mobile app agregasi rantai pasok hasil panen petani lokal ke jaringan restoran dan hotel tanpa perantara tengkulak.
Sistem rekam medis elektronik (EMR) internal, antrean poliklinik, dan rekonsiliasi billing asuransi yang tersinkronisasi.
Software yang awet tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari disiplin kode yang ketat sejak commit pertama. Inilah prinsip non-negosiasi kami di TunasLabs.
Transparan dari awal. Pilih parameter produkmu untuk mendapatkan simulasi awal tanpa harus menunggu penawaran formal.
Tidak mengikat. Angka final disepakati bersama di PRD.
Kami bukan agensi pabrik software yang mengoper pekerjaanmu ke belasan pekerja lepas tak dikenal. Setiap baris kode ditulis oleh tim inti kami.
Kode yang berantakan adalah utang yang cepat berbunga. Kami menjaga format, penamaan variabel, dan dokumentasi selayaknya arsip penting.
Jika sebuah ide fitur tidak realistis dalam timeline atau anggaranmu, kami akan menyampaikannya terus terang dan menawarkan opsi alternatif.
Teknologi tidak berhenti. Kami terus memperbarui toolkit kami dengan standar industri mutakhir yang sudah terbukti stabil di produksi.
"Lebih baik luangkan 3 hari ekstra di arsitektur database daripada menghabiskan 3 bulan memperbaiki migrasi yang salah desain."
"Antarmuka yang bagus tidak membingungkan pengguna dengan animasi berlebihan. Presisi layout dan kejelasan aksi adalah kuncinya."
"Konektivitas di Indonesia tidak selalu 5G stabil. Aplikasi ponsel yang baik harus tetap elegan dan tenang saat internet putus."
Evaluasi performa memori konkurensi, kemudahan deployment binary tunggal di server berspesifikasi hemat, serta integritas ACID untuk data transaksi.
Cara mengatur modular monorepo, membuat linter rule kustom, dan menyepakati standar arsitektur agar tim tidak saling menimpa kode saat skala produk melejit.
Perbandingan praktis antara Bloc dan Riverpod dalam menangani caching offline, sinkronisasi token autentikasi, serta performa rendering widget tree.
Ceritakan tantangan teknis atau rancangan produkmu. Tim kami akan membedahnya bersama, menyusun perkiraan scope teknis, dan menjadwalkan sesi diskusi tanpa komitmen.